Sabtu, Desember 4, 2021

KEHADIRAN TMMD DI PULAU HANAUT SEMAKIN ERATKAN HUBUNGAN

SAMPIT – Bukan hanya membawa progam sasaran fisik mulai dari rehab jembatan, musalla dan pembuatan pos terpadu. Kehadiran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)

di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, juga membuat hubungan TNI dan rakyat semakin erat.

“Sejak anggota TNI hadir melalui TMMD ini, kami masyarakat setempat benar-benar merasakan kehadiran yang nyata dari pihak TNI,” ucap takmir Madjid Nurul Haq Umlah, Suhairi, 25 September 2020.

Menurut pria berusia 45 tahun yang bertugas sebagai takmir itu, pada saat personil TMMD melaksanakan kegiatan ngaji bersama warga sekitar dimana juga ikut serta diramaikan oleh anak-anak keearatan hubungan TNI dan Rakyat benar-benar terasa.

“Kalau saya lihat anak-anak yang terlibat dalam pelaksanaan ngaji bersama Surah Yasin itu, mereka tidak merasakan ada keraguan melakukan komunikasi secara langsung. Yah itu, karena TNI yang hadir itu sudah seperti keluarga sendiri bagi anak-anak,” demikian Suhairi.

WARGA INGIN TMMD TERUS HADIR UNTUK MEREKA

SAMPIT – Dipilihnya Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur sebagai lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-109 sangat disambut positif oleh warga di dua desa tersebut. Pasalnya dua desa ini masih sangat tertinggal pembangunan infrastruktur fisiknya.

Warga Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, berharap kegiatan TMMD ke 109, yang dilaksanakan oleh Kodim 1015/Spt bisa terus hadir untuk mereka.

“Kami sangat senang para TNI ada desa kami yang kecil ini. Berkat kerja keras mereka, pembangunan infrastruktur di desa kami dapat berjalan,” Ujar Ferry, warga setempat, Jumat (25/9).

Pria yang berusia 35 tahun ini juga mengatakan, semenjak ada program TMMD segala aktifitas warga di desanya menjadi lancar, mulai dari ekonomi dan sosial.

“Disini kami juga bergotong royong untuk membantu prajuri TNI AD yang bertugas. Sekali lagi kami berterimakasih kepada TNI AD, khususnya Kodim 1015/Sampit yang telah peduli dengan desa kami,” Tandasnya.

 

SATGAS TMMD MULAI BANGUN PAGAR MUSHOLA UNTUK KEPENTINGAN JAMA’AH

SAMPIT – Tidak hanya merenovasi bagian dalam mushola Al – Hidayah di Desa Babirah, Kecamatan Pulau Hanaut. demi keindahan dan rasa aman dan nyaman untuk jama’ah setempat yang ingin melaksanakan ibadah, Satgas TMMD  ke-109 Kodim 1015/Spt juga membangunkan pagar.

“Sasaran fisik kali ini, kami membangun pagar Mushola. Ini dilakukan demi kepentingan umat Islam di sana,” Ujar Dandim 1015/Spt, Letkol CZI Akhmad Safari.

Dirinya mengatakan, sejak di survei mushola tersebut selama ini belum dikelilingi oleh pagar. Hal ini tentunya menjadi perhatian serius oleh pihaknya.

Pagar dibuat menggunakan bahan dasar papan kayu. Setiap pemasangan dilakukan dengan hati – hati dan sangat presisi. Sehingga kualitasnya dapat terjamin.

“Kami berharap proses pembangunan pagar ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala. Sehingga, mushola dapat digunakan oleh warga yang ingin menunaikan ibadah sholat, maupun kegiatan lainnya,” Tutur Dandim.

 

GELAR YASINAN BERSAMA WARGA, SATGAS TMMD BERI MOTIVASI ANAK – ANAK

SAMPIT – Di samping menjalankan tugas pokoknya, seorang prajurit juga tidak lupa akan kewajibannya sebagai umat beragama. Memiliki keimanan dan keyakinan, menjadi salah satu landasan agar setiap tugas bisa berjalan dengan lancar.

Kali ini, Satuan Tugas TMMD Ke -109, Kamis (24/9) khususnya yang beragama muslim menggelar yasinan bersama warga desa Bapinang Hilir, di Musholla Nurul Haq.

Dalam kesempatan itu, Prajurit Kodim 1015/spt,merangkul anak – anak setempat untuk memberikan motivasi demi masa depan mereka yang cerah.

“Agama itu berperan sangat penting dalam mengatur kehidupan manusia khususnya kepada seroang prajurit itu sendiri. Artinya,  agama tidak hanya memberikan nilai – nilai yang bersifat moralitas namun menjadikannya sebagai fondasi akeyakinan,” Kata Dandim 1015/Sampit.

Lanjutnya, Point penting tersebut disampaikan kembali oleh satgas TMMD kepada anak – anak desa setempat, agar dijadikan pedoman hidup.

TMMD HADIR UNTUK KEMAJUAN DESA TERPENCIL

SAMPIT – Terpanggil oleh negara untuk  membangun desa terpencil yang berada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). kodim 1015/Spt, kerahkan pasukannya dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 109.

Semua pihak sambut positif program ini. Salah satunya Camat Pulau Hanaut, Eddy Mashami. Dirinya sangat berterimakasih kepada TNI Angkatan Darat (AD) dari Kodim 1015/Spt, yang telah membantu pembangunan Infrastruktur di dua desanya yang terpilih yakni Bapinang Hilir dan Babirah.

“Keterbatasan anggar membuat proses pembangunan di beberapa desa di Kecamatan Pulau Hanaut menjadi sangat terhambat. Berkat TMMD ke – 109, semua bisa teratasi,” Ujar Eddy.

Dirinya menuturkan, kehadiran TNI AD banyak membawa manfaat bagi desanya. Terlebih, para prajurit yang ditugaskan juga   memberikan rasa aman bagi warganya.

SATGAS TMMD BERSAMA WARGA AKTIF DALAM KEGIATAN KEAGAMAAN

SAMPIT – Usai bergotong royong bersama warga Kamis (24/9) siang, Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 109, malamnya menggela yasinan di Masholla Nurul Haq.

Di malam itu hubungan terasa hangat dan erat bersama warga desa. tidak memandang pangkat maupun jabatan semuanya berekumpul bersama – sama menunaikan ibadah di rumah Allah agar apa yang diharapkan terkabulkan.selain orang dewasa, anak – anak pun turut serta dalam kegiatan ini.

“Agama sudah melekat dalam tubuh kita. Selain menjalankan kewajiban, prajurit menjadikan kesempatan ini sebagai ajang silaturrahmi. Mereka juga berdoa bersama – sama agar program TMMD dapat diberikan kemudahan dan kelancaran,” Tandasnya Dandim 1015/Spt, Letnan Kolonel Akhmad Safari.

SEJUMLAH ANGGOTA TNI IKUTI PENGAJIAN RUTIN DI DESA BAPINANG HILIR

Sampit, 25 September 2020 – Guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sejumlah anggota TNI yang masuk dalam tugas kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Mengikuti pengajian rutin yakni membaca surah yasin bersama-sama di masjid yang berada di Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Haq. Yang dipimpin oleh ta’mir masjid tersebut. Hal itu adalah langkah dari TNI untuk berbuat amal kepada Allah secara berjemaah.

“Kegiatan seperti itu adalah non fisik, dan hal yang wajib dilakukan. Agar menjadi contoh yang baik terhadap masyarakat,” ujar Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari.

Sasaran non fisik sendiri adalah masyarakat. Yang mana tujuannya adalah memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada mereka.

RENOVASI JEMBATAN SUDAH MULAI DIKERJAKAN

Sampit, 25 September 2020 – Jajaran anggota yang bertugas pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), sudah mulai merenovasi sejumlah jembatan yang ada di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah, Kecamatan Pulua Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Renovasi sudah mulai dikerjakan. Saat ini masih dalam membongkar kontruksi jembatan yang sudah lama berdiri, untuk didirikan jembatan yang baru dan permanen,” terang Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari.

Renovasi tersebut dilakukan secara gotong royong melibatkan masyarakat sekitar. Dan mereka akan terus berusaha agar bisa selesai tepat waktu, atau bahkan lebih cepat. Sehingga bisa segera difungsikan.

150 PERSONEL DILIBATKAN PADA TMMD KE-109, GUNA SELESAIKAN TARGET TEPAT WAKTU

Sampit, 24 September 2020 – Pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 ini, Kodim 1015 Sampit melibatkan 150 orang personel untuk mengerjakan sasaran fisik dan juga non fisik. Hal tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk menyelesaikan target 100% dan tepat waktu.

“Kami libatkan 130 orang anggota TNI, dan 20 orang masyarakat. Dan kami yakin target bisa selesai tepat waktu,” ujar Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari.

Dalam kegiatan tersebut, mereka mengutamakan kerja secara bergotong royong. Hal itu dilakukan bukan hanya untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan. Namun juga semakin mempererat silaturahmi. Dan itu juga salah satu tujuan dari pihaknya.

“Mudah-mudahan kerja gotong royong ini juga membangun kebiasaan masyarakat untuk terus melakukannya,” harap Safari.

KEGIATAN TMMD JUGA BANGUN SISI RELIGIUS WARGA

SAMPIT – Anggota Kodim 1015 Sampit yang terlibat dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke – 109 di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah tidak hanya bahu membahu membangun sara fisik dengan masyarakat, tetapi juga ikut membangun sisi religius masyarakat setempat.

Hal ini terlihat saat anggota TNI bersama warga melaksanakan kegiatan pengajian atau yasinan di Masjid Nurul Haq Desa Bapinang Hilir, Kamis 24 September 2020. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 orang, baik anggota TNI maupun masyarakat setempat.

Takmir Masjid Nurul Haq, Suhairi, mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah, termasuk bergabung dalam kegiatan kerohanian seperti pengajian atau yasinan.

“Semoga sengan kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI memberikan manfaat kepada masyarakat dan semakin memupuk rasa persaudaraan yang kuat antara TNI dan rakyat,” ujarnya.

Dalam kegiatan yasinan tersebut, baik anggota TNI maupun masyarakat baik itu tokoh agama, para pemuda dan anak-anak terlihat sangat khusuk. Diharapkan kedepannya kegiatan ini diikuti lebiha banyak lagi oleh masyarakat. “Ada sekitar 20 orang lebih yang mengikuti kegiatan yasinan ini tambah Husairi.

SUDAH DUA JEMBATAN YANG DIBONGKAR

SAMPIT – Dari tiga buah jembatan yang menjadi sasaran fisik dalam kegiatan TMMD di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, hingga Jumat 25 September 2020 sedikitnya dua buah jembatan sudah mulai dibongkar.

Kedua jembatan yang dibongkar tersebut yaitu Handil Gayam dengan panjang 15,8 meter x 3,80 meter dan jembatan Handil Samsu dengan panjang 42 meter x 3,80 meter. Dalam pembongkaran kedua jembatan tersebut anggota Satgas TMMD Reguler ke – 109 dibantu warga setempat mulai melepas lantai jembatan.

Kondisi kedua jembatan tersebut memang sudah mulai rapuh, karena sudah cukup lama tidak mendapatkan sentuhan perbaikan. Satu per satu lantai jembatan yang terbuat dari kayu ulin ini dilepas.  Komandan Kodim 1015 Sampit, Letkol Czi Akmad Safari mengungkapkan, pihak sudah membuat membuat perencanaan yang matang untuk rehabilitasi jembatan di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah.

Jembatan yang menjadi target sasaran kegiatan TMMD akan dibangun lebih kokoh. “Setelah dibongkar akan kita bangun jembatan yang lebih kuat dengan bahan kualitas terbaik. Kita sudah siapkan desainnya,” terangnya.

Dalam kegiatan TMMD di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah ini rencananya ada tiga buah jembatan yang akan direhab, yaitu jembatan Handil Gayam, jembatan Handil Samsu dan Jembatan Sei Babirah.

KEGIATAN KEAGAMAAN BAGIAN PENTING TAK TERPISAHKAN DALAM TMMD

Kegiatan keagamaan menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 yang dilaksanakan di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

Suhairi, takmir Masjid Nurul Haq Desa Bapinang Hilir menyampaikan apresiasinya karena kegiatan TMMD tidak melupakan kegiatan keagamaan sebagai bagian terpenting dalam setiap kegiatan.

Dia juga merasa terharu dengan kehadiran prajurit TNI yang berbaur dengan masyarakat dalam setiap kegiatan keagamaan. Seperti dalam kegiatan yasinan di masjid tersebut, anggota TNI juga hadir berbaur dengan jamaah lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa kegiatan TMMD dan anggota TNI tetap menjaga keseimbangan kegiatan di lapangan dengan ketaatan kepada Allah SWT. Kita tidak boleh lupa kewajiban kita sebagai hamba kepada Sang Pencipta, meski dalam situasi apapun,” kata Suhairi.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan anggota TNI dalam bidang keagamaan mampu membangun citra positif di masyarakat. Ini juga membawa dampak dan teladan yang baik bagi masyarakat bahwa apapun profesi yang dijalankan, tidak boleh meninggalkan kewajiban agama.

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, mengatakan, kegiatan keagamaan merupakan salah satu sasaran dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut tersebut.

“Selain sasaran fisik berupa perbaikan tiga jembatan dan satu mushalla serta pembangunan posko terpadu, kegiatan TMMD ini juga menyasar sasaran nonfisik, salah satunya kegiatan keagamaan,” kata Akhmad Safari.

TMMD Reguler ke-109 dilaksanakan mulai 22 September hingga 21 Oktober 2020. Sebanyak 150 personel dilibatkan yang terdiri dari anggota TNI, Polri dan masyarakat yang bekerja dengan metode gotong-royong.

Anggota TNI berbaur dengan jamaah Masjid Nurul Haq Desa Bapinang Hilir saat kegiatan yasinan.

PERBAIKAN TIGA JEMBATAN DALAM TMMD MEMPERLANCAR PEREKONOMIAN MASYARAKAT

Sasaran fisik kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, diyakini akan membawa dampak besar bagi aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Camat Pulau Hanaut H Eddy Mashami mengatakan, masih terbatasnya infrastruktur menjadi salah satu kendala dalam laju perkembangan desa dan perekonomian masyarakat setempat.

Untuk itulah pihaknya sangat bersyukur dengan dipilihnya dua desa di wilayahnya yaitu Desa Bapinang Hilir dan Babirah menjadi lokasi pelaksanaan TMMD karena akan membawa dampak positif bagi desa dan masyarakat di dua tersebut.

“Seperti perbaikan tiga jembatan yang sedang dilaksanakan, dampaknya tentu sangat besar bagi masyarakat kami. Warga akan semakin mudah dan aman dalam beraktivitas karena tidak perlu khawatir saat melintasi tiga jembatan tersebut. Ini membuat kegiatan ekonomi masyarakat semakin lancar,” kata Eddy.

Eddy Mashami menyampaikan terima kasihnya kepada Kodim 1015/Spt, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan semua pihak yang terlibat dalam TMMD Reguler ke-109 tersebut yang berlangsung mulai 22 September hingga 21 Oktober 2020.

Dia berharap kegiatan berjalan lancar dan maksimal sehingga hasilnya membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Sementara itu Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, sasaran fisik dalam TMMD kali ini adalah perbaikan tiga jembatan dan mushalla serta pembangunan satu posko terpadu.

“Sasaran fisik itu diantaranya perbaikan tiga jembatan. Hasil survei kami, tiga jembatan itu kondisinya memprihatinkan dan bisa mengancam keselamatan warga. Makanya warga meminta itu diperbaiki dan kami pun melaksanakannya melalui TMMD ini,” kata Akhmad Safari.

Tiga jembatan yang sedang diperbaiki tersebut adalah jembatan Handil dengan ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir, jembatan Handil Samsu dengan panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir serta jembatan Sie Babirah dengan ukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

Saat ini perbaikan tiga jembatan tersebut sedang berlangsung. Ada 150 personel TNI, Polri dan masyarakat yang bergotong-royong memperbaiki ketiga jembatan itu.

Akhmad Safari berharap kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menguatkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.

Perbaikan tiba jembatan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah, menjadi bagian sasaran fisik kegiatan TMMD Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut.

KESUKSESAN TMMD BUKTI KEMANUNGGALAN TNI DAN RAKYAT

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengaku salut dan menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan seluruh masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

TMMD kali ini dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah mulai 22 September hingga 21 Oktober 2020. Sebanyak 150 personel TNI, Polri dan masyarakat dilibatkan bergotong-royong menyukseskan semua kegiatan dalam TMMD tersebut.

“Saya sangat berterima kasih karena masyarakat sangat antusias dan penuh kekeluargaan menerima kami dan ikut menyukseskan TMMD ini. Kami sangat terbantu dan merasa terharu atas besarnya dukungan masyarakat. Ini juga bukti nyata Kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Akhmad Safari.

TMMD Reguler ke-109 di Desa Bapinang Hilir dan Babirah menetapkan sasaran fisik berupa perbaikan tiga jembatan dan mushalla, serta pembangunan satu posko terpadu.

Tiga jembatan yang sedang diperbaiki tersebut adalah jembatan Handil dengan ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir, jembatan Handil Samsu dengan panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir serta jembatan Sie Babirah dengan ukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

Selain sasaran fisik, ada pula sasaran nonfisik yang juga ingin dicapai dalam kegiatan TMMD ke-109 di Desa Bapinang Hilir dan Babirah tersebut. Sasaran nonfisik ini dinilai juga tidak kalah penting dengan sasaran fisik karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah.

Sasaran nonfisik tersebut dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan pelayanan kepada masyarakat desa dengan beberapa materi yaitu penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan bahaya kebakaran hutan dan lahan, penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis, penyuluhan bahaya narkoba dan penyuluhan bahaya COVID-19 dan protokol kesehatan.

“Saya berharap semua kegiatan berjalan sesuai rencana sehingga membawa hasil dan manfaat yang besar bagi masyarakat kita di dua desa ini. Kami juga berharap kegiatan ini semakin menguatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk bersama-sama membangun bangsa dan menjaga keutuhan NKRI,” pungkas Akhmad Safari.

Masyarakat dan prajurit TNI bahu-membahu memperbaiki jembatan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 di Desa Bapinang Hilir dan Babirah

 

DANDIM 1015/SAMPIT APRESIASI DUKUNGAN PEMKAB DAN MASYARAKAT TERHADAP TMMD

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah dan masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109.

“Tanpa dukungan pemerintah daerah, masyarakat dan pihak lainnya, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik. Maka dari itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Kira harus terus bahu-membahu membangun daerah dan bangsa ini,” kata Akhmad Safari.

TMMD Reguler ke-109 dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut. Kecamatan ini masih terisolasi jalan darat dari pusat kota, serta kondisi infrastrukturnya masih terbatas.

Untuk sasaran fisik, ada tiga jembatan yang akan diperbaiki di Desa Bapinang Hilir dan Babirah. Ada pula sasaran tambahan yaitu memperbaiki Mushalla Al Hidayah di Desa Bapinang Hulu.

Selain itu ada pula pembangunan posko terpadu. Posko ini nantinya akan menjadi tempat seluruh elemen pemerintah desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas berkoordinasi dan menyelesaikan permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.

Ada 150 personel yang dilibatkan dalam TMMD Reguler ke-109 ini. Kegiatan dilaksanakan dengan metode gotong-royong anggota TNI, Polri dan masyarakat.

“Mudah-mudahan semua kegiatan berjalan lancar dan sukses sehingga hasilnya bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat,” harap Akhmad Safari.

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari.

DANDIM 1015 SAMPIT

KODIM 1015 SAMPIT

BERITA TERBARU

BERITA TERPOPULER

×

Powered by WhatsApp Chat

× Kami Sedang Online