Sabtu, Oktober 23, 2021

SEJUMLAH ANGGOTA TNI IKUTI PENGAJIAN RUTIN DI DESA BAPINANG HILIR

Sampit, 25 September 2020 – Guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sejumlah anggota TNI yang masuk dalam tugas kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Mengikuti pengajian rutin yakni membaca surah yasin bersama-sama di masjid yang berada di Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Haq. Yang dipimpin oleh ta’mir masjid tersebut. Hal itu adalah langkah dari TNI untuk berbuat amal kepada Allah secara berjemaah.

“Kegiatan seperti itu adalah non fisik, dan hal yang wajib dilakukan. Agar menjadi contoh yang baik terhadap masyarakat,” ujar Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari.

Sasaran non fisik sendiri adalah masyarakat. Yang mana tujuannya adalah memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada mereka.

RENOVASI JEMBATAN SUDAH MULAI DIKERJAKAN

Sampit, 25 September 2020 – Jajaran anggota yang bertugas pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), sudah mulai merenovasi sejumlah jembatan yang ada di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah, Kecamatan Pulua Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Renovasi sudah mulai dikerjakan. Saat ini masih dalam membongkar kontruksi jembatan yang sudah lama berdiri, untuk didirikan jembatan yang baru dan permanen,” terang Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari.

Renovasi tersebut dilakukan secara gotong royong melibatkan masyarakat sekitar. Dan mereka akan terus berusaha agar bisa selesai tepat waktu, atau bahkan lebih cepat. Sehingga bisa segera difungsikan.

150 PERSONEL DILIBATKAN PADA TMMD KE-109, GUNA SELESAIKAN TARGET TEPAT WAKTU

Sampit, 24 September 2020 – Pada kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 ini, Kodim 1015 Sampit melibatkan 150 orang personel untuk mengerjakan sasaran fisik dan juga non fisik. Hal tersebut dilaksanakan sebagai langkah untuk menyelesaikan target 100% dan tepat waktu.

“Kami libatkan 130 orang anggota TNI, dan 20 orang masyarakat. Dan kami yakin target bisa selesai tepat waktu,” ujar Dandim 1015 Sampit Letkol CZI Akhmad Safari.

Dalam kegiatan tersebut, mereka mengutamakan kerja secara bergotong royong. Hal itu dilakukan bukan hanya untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan. Namun juga semakin mempererat silaturahmi. Dan itu juga salah satu tujuan dari pihaknya.

“Mudah-mudahan kerja gotong royong ini juga membangun kebiasaan masyarakat untuk terus melakukannya,” harap Safari.

KEGIATAN TMMD JUGA BANGUN SISI RELIGIUS WARGA

SAMPIT – Anggota Kodim 1015 Sampit yang terlibat dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke – 109 di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah tidak hanya bahu membahu membangun sara fisik dengan masyarakat, tetapi juga ikut membangun sisi religius masyarakat setempat.

Hal ini terlihat saat anggota TNI bersama warga melaksanakan kegiatan pengajian atau yasinan di Masjid Nurul Haq Desa Bapinang Hilir, Kamis 24 September 2020. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 20 orang, baik anggota TNI maupun masyarakat setempat.

Takmir Masjid Nurul Haq, Suhairi, mengungkapkan, pihaknya sangat mengapresiasi berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah, termasuk bergabung dalam kegiatan kerohanian seperti pengajian atau yasinan.

“Semoga sengan kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI memberikan manfaat kepada masyarakat dan semakin memupuk rasa persaudaraan yang kuat antara TNI dan rakyat,” ujarnya.

Dalam kegiatan yasinan tersebut, baik anggota TNI maupun masyarakat baik itu tokoh agama, para pemuda dan anak-anak terlihat sangat khusuk. Diharapkan kedepannya kegiatan ini diikuti lebiha banyak lagi oleh masyarakat. “Ada sekitar 20 orang lebih yang mengikuti kegiatan yasinan ini tambah Husairi.

SUDAH DUA JEMBATAN YANG DIBONGKAR

SAMPIT – Dari tiga buah jembatan yang menjadi sasaran fisik dalam kegiatan TMMD di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, hingga Jumat 25 September 2020 sedikitnya dua buah jembatan sudah mulai dibongkar.

Kedua jembatan yang dibongkar tersebut yaitu Handil Gayam dengan panjang 15,8 meter x 3,80 meter dan jembatan Handil Samsu dengan panjang 42 meter x 3,80 meter. Dalam pembongkaran kedua jembatan tersebut anggota Satgas TMMD Reguler ke – 109 dibantu warga setempat mulai melepas lantai jembatan.

Kondisi kedua jembatan tersebut memang sudah mulai rapuh, karena sudah cukup lama tidak mendapatkan sentuhan perbaikan. Satu per satu lantai jembatan yang terbuat dari kayu ulin ini dilepas.  Komandan Kodim 1015 Sampit, Letkol Czi Akmad Safari mengungkapkan, pihak sudah membuat membuat perencanaan yang matang untuk rehabilitasi jembatan di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah.

Jembatan yang menjadi target sasaran kegiatan TMMD akan dibangun lebih kokoh. “Setelah dibongkar akan kita bangun jembatan yang lebih kuat dengan bahan kualitas terbaik. Kita sudah siapkan desainnya,” terangnya.

Dalam kegiatan TMMD di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah ini rencananya ada tiga buah jembatan yang akan direhab, yaitu jembatan Handil Gayam, jembatan Handil Samsu dan Jembatan Sei Babirah.

KEGIATAN KEAGAMAAN BAGIAN PENTING TAK TERPISAHKAN DALAM TMMD

Kegiatan keagamaan menjadi bagian penting yang tidak terpisahkan dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 yang dilaksanakan di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

Suhairi, takmir Masjid Nurul Haq Desa Bapinang Hilir menyampaikan apresiasinya karena kegiatan TMMD tidak melupakan kegiatan keagamaan sebagai bagian terpenting dalam setiap kegiatan.

Dia juga merasa terharu dengan kehadiran prajurit TNI yang berbaur dengan masyarakat dalam setiap kegiatan keagamaan. Seperti dalam kegiatan yasinan di masjid tersebut, anggota TNI juga hadir berbaur dengan jamaah lainnya.

“Ini menunjukkan bahwa kegiatan TMMD dan anggota TNI tetap menjaga keseimbangan kegiatan di lapangan dengan ketaatan kepada Allah SWT. Kita tidak boleh lupa kewajiban kita sebagai hamba kepada Sang Pencipta, meski dalam situasi apapun,” kata Suhairi.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan anggota TNI dalam bidang keagamaan mampu membangun citra positif di masyarakat. Ini juga membawa dampak dan teladan yang baik bagi masyarakat bahwa apapun profesi yang dijalankan, tidak boleh meninggalkan kewajiban agama.

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, mengatakan, kegiatan keagamaan merupakan salah satu sasaran dalam kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut tersebut.

“Selain sasaran fisik berupa perbaikan tiga jembatan dan satu mushalla serta pembangunan posko terpadu, kegiatan TMMD ini juga menyasar sasaran nonfisik, salah satunya kegiatan keagamaan,” kata Akhmad Safari.

TMMD Reguler ke-109 dilaksanakan mulai 22 September hingga 21 Oktober 2020. Sebanyak 150 personel dilibatkan yang terdiri dari anggota TNI, Polri dan masyarakat yang bekerja dengan metode gotong-royong.

Anggota TNI berbaur dengan jamaah Masjid Nurul Haq Desa Bapinang Hilir saat kegiatan yasinan.

PERBAIKAN TIGA JEMBATAN DALAM TMMD MEMPERLANCAR PEREKONOMIAN MASYARAKAT

Sasaran fisik kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, diyakini akan membawa dampak besar bagi aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Camat Pulau Hanaut H Eddy Mashami mengatakan, masih terbatasnya infrastruktur menjadi salah satu kendala dalam laju perkembangan desa dan perekonomian masyarakat setempat.

Untuk itulah pihaknya sangat bersyukur dengan dipilihnya dua desa di wilayahnya yaitu Desa Bapinang Hilir dan Babirah menjadi lokasi pelaksanaan TMMD karena akan membawa dampak positif bagi desa dan masyarakat di dua tersebut.

“Seperti perbaikan tiga jembatan yang sedang dilaksanakan, dampaknya tentu sangat besar bagi masyarakat kami. Warga akan semakin mudah dan aman dalam beraktivitas karena tidak perlu khawatir saat melintasi tiga jembatan tersebut. Ini membuat kegiatan ekonomi masyarakat semakin lancar,” kata Eddy.

Eddy Mashami menyampaikan terima kasihnya kepada Kodim 1015/Spt, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan semua pihak yang terlibat dalam TMMD Reguler ke-109 tersebut yang berlangsung mulai 22 September hingga 21 Oktober 2020.

Dia berharap kegiatan berjalan lancar dan maksimal sehingga hasilnya membawa manfaat besar bagi masyarakat.

Sementara itu Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengatakan, sasaran fisik dalam TMMD kali ini adalah perbaikan tiga jembatan dan mushalla serta pembangunan satu posko terpadu.

“Sasaran fisik itu diantaranya perbaikan tiga jembatan. Hasil survei kami, tiga jembatan itu kondisinya memprihatinkan dan bisa mengancam keselamatan warga. Makanya warga meminta itu diperbaiki dan kami pun melaksanakannya melalui TMMD ini,” kata Akhmad Safari.

Tiga jembatan yang sedang diperbaiki tersebut adalah jembatan Handil dengan ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir, jembatan Handil Samsu dengan panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir serta jembatan Sie Babirah dengan ukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

Saat ini perbaikan tiga jembatan tersebut sedang berlangsung. Ada 150 personel TNI, Polri dan masyarakat yang bergotong-royong memperbaiki ketiga jembatan itu.

Akhmad Safari berharap kegiatan berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menguatkan Kemanunggalan TNI dan rakyat.

Perbaikan tiba jembatan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah, menjadi bagian sasaran fisik kegiatan TMMD Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut.

KESUKSESAN TMMD BUKTI KEMANUNGGALAN TNI DAN RAKYAT

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengaku salut dan menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan seluruh masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109 di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah.

TMMD kali ini dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah mulai 22 September hingga 21 Oktober 2020. Sebanyak 150 personel TNI, Polri dan masyarakat dilibatkan bergotong-royong menyukseskan semua kegiatan dalam TMMD tersebut.

“Saya sangat berterima kasih karena masyarakat sangat antusias dan penuh kekeluargaan menerima kami dan ikut menyukseskan TMMD ini. Kami sangat terbantu dan merasa terharu atas besarnya dukungan masyarakat. Ini juga bukti nyata Kemanunggalan TNI dan rakyat,” kata Akhmad Safari.

TMMD Reguler ke-109 di Desa Bapinang Hilir dan Babirah menetapkan sasaran fisik berupa perbaikan tiga jembatan dan mushalla, serta pembangunan satu posko terpadu.

Tiga jembatan yang sedang diperbaiki tersebut adalah jembatan Handil dengan ukuran panjang 15,30 meter dan lebar 3,80 meter di RT 11/ RW 4 Desa Bapinang Hilir, jembatan Handil Samsu dengan panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 12/ RW 4 Desa Bapinang Hilir serta jembatan Sie Babirah dengan ukuran panjang 42 meter dan lebar 3,80 meter di RT 07/ RW 03 Desa Babirah.

Selain sasaran fisik, ada pula sasaran nonfisik yang juga ingin dicapai dalam kegiatan TMMD ke-109 di Desa Bapinang Hilir dan Babirah tersebut. Sasaran nonfisik ini dinilai juga tidak kalah penting dengan sasaran fisik karena sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah.

Sasaran nonfisik tersebut dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan pelayanan kepada masyarakat desa dengan beberapa materi yaitu penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan bahaya kebakaran hutan dan lahan, penyuluhan kesehatan dan pengobatan gratis, penyuluhan bahaya narkoba dan penyuluhan bahaya COVID-19 dan protokol kesehatan.

“Saya berharap semua kegiatan berjalan sesuai rencana sehingga membawa hasil dan manfaat yang besar bagi masyarakat kita di dua desa ini. Kami juga berharap kegiatan ini semakin menguatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat untuk bersama-sama membangun bangsa dan menjaga keutuhan NKRI,” pungkas Akhmad Safari.

Masyarakat dan prajurit TNI bahu-membahu memperbaiki jembatan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-109 di Desa Bapinang Hilir dan Babirah

 

DANDIM 1015/SAMPIT APRESIASI DUKUNGAN PEMKAB DAN MASYARAKAT TERHADAP TMMD

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah dan masyarakat terhadap pelaksanaan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-109.

“Tanpa dukungan pemerintah daerah, masyarakat dan pihak lainnya, kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik. Maka dari itu kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Kira harus terus bahu-membahu membangun daerah dan bangsa ini,” kata Akhmad Safari.

TMMD Reguler ke-109 dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Babirah Kecamatan Pulau Hanaut. Kecamatan ini masih terisolasi jalan darat dari pusat kota, serta kondisi infrastrukturnya masih terbatas.

Untuk sasaran fisik, ada tiga jembatan yang akan diperbaiki di Desa Bapinang Hilir dan Babirah. Ada pula sasaran tambahan yaitu memperbaiki Mushalla Al Hidayah di Desa Bapinang Hulu.

Selain itu ada pula pembangunan posko terpadu. Posko ini nantinya akan menjadi tempat seluruh elemen pemerintah desa bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas berkoordinasi dan menyelesaikan permasalahan yang muncul di tengah masyarakat.

Ada 150 personel yang dilibatkan dalam TMMD Reguler ke-109 ini. Kegiatan dilaksanakan dengan metode gotong-royong anggota TNI, Polri dan masyarakat.

“Mudah-mudahan semua kegiatan berjalan lancar dan sukses sehingga hasilnya bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat,” harap Akhmad Safari.

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari.

SATGAS TMMD KE 109 KODIM 1015/SAMPIT BANGUN JEMBATAN UNTUK AKTIVITAS MASYARAKAT

Sampit, Ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Satgas TMMD 109 Kodim 1015/Spt, seperti bangun jembatan untuk membuka akses jalan tembus yang menghubungkan antara Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut, sehingga akses masyarakat yang akan melakukan aktivitas sehari-hari akan lancar, hal tersebut membuat tim satgas TMMD Kodim 1015/Spt dengan gencar dan lincah membuat jembatan darurat untuk di perbaiki,Jum’at(25/09/2020)

Babinsa Kodim 1015/Spt dan rombongan, berupaya membangun jembatan dengan alat dan bahan yang sederhana, yang ada disekitarnya untuk dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jembatan.

“Jembatan ini dibangun untuk mempermudah masyarakat beraktifitas, sehingga aktivitas masyarakat tidak terkendala.” Ujar Babinsa Kodim 1015/Spt

“Pengerjaan jembatan ini harus selesai tepat waktu yang sudah di tentukan. Maka dari itu baik dari anggota Satgas dan warga harus bersemangat dalam bekerja sama. Sehingga pekerjaan pun terlihat ringan dengan dikerjakan secara bergotong royong,” tutup Babinsa Kodim 1015/Sampit.

PERERAT SILATURAHMI, SATGAS TMMD KODIM 1015/SAMPIT IKUTI YASINAN BERSAMA WARGA

Sampit,TMMD ke 109 terus menjalin tali silaturhami dan komunikasi sosial dengan warga Di Desa Bapinang Hilir kecamatan Pulau Hanaut kabupaten Kotawaringin Timur,Jum’at(25/09/2020)

Satgas mengikuti rutinitas mingguan berupa membaca yasin dan tahlilan di masjid yang pada malam jumat Mereka tampak berbaur menjadi satu antara prajurit TNI dengan rakyat tanpa adanya perbedaan

“Dengan kebersamaan ini muncul dapat meningkatkan keakraban dengan Warga sekitar, warga pun menyambut positif kehadirian TNI disini,” ujar Letkol Czi Akhmad Safari,S.H

KEGIATAN YASINAN TMMD KODIM 1015 SAMPIT

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari,S.H mengatakan dengan di undang nya Anggota Satgas TMMD di acara ini oleh masyarakat setempat sudah menganggap sebagai warga desa nya sendiri, ini bukti kemanunggalan kami dengan warga desa

“Acara Yasinan yang selalu disertai dengan Doa Selamat dalam Agama Islam dilakukan berjamaah ini agar cepat terkabul dan mempererat tali persaudaraan sesama umat,” kata Komandan Kodim 1015/Spt

Selesai berdoa nampak Anggota Satgas TMMD ikut menyuguhkan makanan ke tamu undangan, hal ini warga desa tak merasa aneh dan asing terhadap Anggota Satgas TMMD karena mereka saat ini sudah menganggap seperti saudaranya sendiri.

PUPUK SEMANGAT GOTONG ROYONG, SATGAS TMMD KODIM 1015/SAMPIT RENOVASI MUSHOLA BERSAMA WARGA

Sampit.Satgas TMMD ke 109 Kodim 1015/Spt bersama warga masyarakat melaksanakan renovasi Musholla Al Hidayah Yang beralamatkan Desa Babirah Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotim, Jum’at (25/09/2020)

Dalam kegiatan tersebut anggota Satgas TMMD ke-109 bersama warga masyarakat dengan semangat gotong royong merenovasi Mushola sampai dengan selesai, dengan tujuan agar warga masyarakat merasa nyaman pada saat beribadah di Mushola tersebut

Demikian dikatakan Komandan Kodim 1015/Spt selaku Dansatgas TMMD ke 109, Letkol Czi Akhmad Safari,S.H. Dansatgas TMMD ke 109 memberikan himbauan kepada warga masyarakat untuk kembali menghidupkan kearifan budaya lokal seperti gotong royong yang perlu dipertahankan dan tingkatkan menjadi budaya disetiap kehidupan bermasyarakat, selain itu gotong royong ini sangat berperan sekali untuk memperlancar pembangunan yang berguna bagi kesejahteraan masyarakat

“Manfaat gotong royong dapat kita rasakan secara langsung seperti pekerjaan dapat cepat terselesaikan, tanpa terasa persaudaraan dan kebersamaan warga semakin erat, “ ujar Letkol Czi Akhmad Safari,S.H

Dansatgas TMMD ke 109 juga berpesan kepada para prajurit agar tetap semangat dalam merenovasi musholla yang setiap hari digunakan warga setempat untuk kegiatan ibadah. “Tetap semangat dalam bekerja dan perhatikan faktor keamanan,” pintanya

“Dengan direnovasinya musholla ini, kegiatan ibadah warga bertambah khusyu’ dan anak-anak yang belajar mengaji tambah nyaman dan kerasan,” harap Dansatgas TMMD ke 109

Salah satu pengurus mushola Al Hidayah mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak TNI karena dengan kehadiran ditengah-tengah kami dapat menambah semangat kami serta warga sekitar untuk bergotong royong, kami juga sangat berharap wujud kerjasama yang baik ini akan terus terjalin guna kesejahteraan masyarakat.

TMMD LIBATKAN POLRI, PEMERINTAH DAERAH DAN MASYARAKAT

SAMPIT – Komandan Kodim 1015 Sampit, Letkol Czi Akmad Safari mengungkapkan, dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke – 109 di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur, selain diikuti oleh unsur TNI, juga melibatkan unsur Polri, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur dan masyarakat.

“Untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat, dalam pelaksanaan TMMD ini akan melibatkan segenap komponen baik dari unsur Polri, pemerintah maupun masyarakat, guna terciptanya semangat kebersamaan dan gotong – royong,” terang Dandiim 1015 Sampit

Diungkapkan pria yang juga putra daerah Kabupaten Kotawaringin Timur ini, bahwa program TMMD ke-109 ini sangat dibutuhkan dalam mempercepat proses pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di daerah, khususnya untuk wilayah pedesaan daerah terpencil atau terisolir.

Selain itu, Komandan Kodim 1015/Spt juga mengatakan bahwa kegiatan yang mereka laksanakan ini selain sasaran pembangunan fisik, juga dilaksanakan sejumlah kegiatan non fisik, seperti anjang sana dan lainnya.

TMMD reguler ke – 109 ini dimulai sejak tanggal 22 September 2020 hingga tanggal 21 Oktober 2020. Diawali dengan upacara pembukaan di Makodim 1015 Sampit. Pembukaan TMMD ke 109 ini dihadiri oleh Kepala Staf Korem 102 Panju Panjung, Kolonel Ibrahim Pulungan, Wakil Bupati Kotawaringin Timur HM Taufiq Mukri, Kajari Kotim, DPRD Kotim, Polres Kotim dan instansi terkait lainnya. (*)

 

DANDIM 1015 SAMPIT

KODIM 1015 SAMPIT

BERITA TERBARU

BERITA TERPOPULER

×

Powered by WhatsApp Chat

× Kami Sedang Online