Sabtu, September 18, 2021

PELAKSANAAN TMMD DI PULAU HANAUT LIBATKAN 150 ORANG

SAMPIT –  Dalam pelaksanaan kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ratusan prajurit TNI akan dibantu oleh masyarakat Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Ada 150 orang yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD Reguler Ke 109 nanti. Dengan kalkulasi 125 orang prajurit dari TNI angkatan darat Kodim 1015 Sampit, dan 25 orang masyarakat dari dua desa yang ada di Kecamatan Pulau Hanaut,” beber Dandim 1015 Sampit, Letkol Czi Akhmad Safari, Selasa 22 September 2020.

Nantinya lanjut Akhmad Safari, dari 150 orang yang ikut terlibat tersebut mereka akan bekerjasama bergotong royong untuk melakukan proses rehab tiga unit jembatan, dan satu unit mushola. Selain itu, para prajurit TNI dari Kodim 1015 Sampit juga akan melakukan kegiatan non fisik, memberikan pengobatan gratis, mengadakan lomba-lomba serta menonton film tentang masa-masa perjuangan.

“150 orang itu akan berjibaku bahu membahu bersama selama sebulan, dimulai sejak di mulainya pembukaan TMMD Reguler Ke 109 dari 22 September 2020 sampai 21 Oktober 2020,” kata Dandim.

Prajurit TNI angkatan darat dengan pangkat Letnan Kolonel Czi ini berharap, lewat kegiatan TMMD Reguler Ke 109 benar-benar bisa berjalan dengan maksimal dan optimal, guna mewujudkan impian kemanunggalan TNI bersama rakyat. Ini merupakan kehormatan tersendiri bagi kami, karena bisa membantu masyarakat yang benar-benar memerlukan kegiatan TMMD ini,” harap Dandim.

TMMD BANTU PEMERINTAH BUKA DAERAH TERISOLIR

SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur HM Taufiq Mukri mengungkapkan, kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 109 di Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah, sangat membantu pemerintah, khususnya Pemkab Kotim untuk membuka daerah terisolir di Kotim salah satunya Kecamatan Pulau Hanaut.  Kecamatan Pulau Hanaut merupakan kecamatan yang berada paling selatan di Kotim berbatasan dengan Laut Jawa di selatan dan Kabupaten Katingan di sebelah timur. Kecamatan ini hanya bisa ditempuh melalui jalur sungai, karena akses jalan darat dari ibukota kabupaten masih belum tembus.

“Program TMMD merupakan program lintas sektoral  antara TNI, Pemerintah Daerah, dan instansi lainnya. Pemerintah Daerah nenyampaikan apresiasi yang setinggi tingginya terhadap semua pihak yang terlubat dalam kegiatan TMMD ini,” terang Taufiq Mukri saat membuka TMMD Reguler ke 109 di Aula Kodim 1015 Sampit, Selasa 22 September 2020.

Disampaikan Taufiq, Pemkab Kotim saat ini dalam proses membangun jalan poros dari Cempaka Mulia di Kecamatan Cempaga hingga ke Desa Satiruk Kecamatan Pulau Hanaut. Adanya program TMMD di Kecamatan Pulau Hanaut berupa perbaikan sejumlah jembatan ini tentunya sangat membantu sekali.

Taufiq mengakui, upaya pemerintah daerah untuk membangun daerah terpencil belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh daerah, karena keterbatasan anggaran. “Penyelenggaraan TMMD ini diharapkan berhasil dalam membangun kehidupan sosial kemasyarakatan dan benar-benar dapat dilaksanakan secara optimal dan membantu rakyat yang masih tertinggal,” pungkasnya.

SELAIN FISIK, TMMD REGULER KE 109 JUGA SASAR KEGIATAN NON FISIK

SAMPIT – Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan di Desa Bapinang Hilir dan Desa Babirah, Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selain melaksanakan kegiatan fisik juga akan di laksanakan kegiatan non fisik.

”Sasaran kgiatan fisik itu terdiri dari rehab tiga unit jembatan dan rehab satu mushola, selain kegiatan fisik dalam pelaksanaan TMMD Reguler Ke 109 ada juga kegiatan non fisik,” ucap Dandim 1015 Sampit, Letkol Czi Akhmad Safari, Selasa 22 September 2020.

Lewat kegiatan TMMD Reguler Ke 109 tersebut, Dandim mengharapkan akan semakin mempererat hubungan antara TNI dan rakyat, sehingga TNI semakin dicintai oleh masyarakat. Karena TNI kuat bersama rakyat.

Dikatakan Dandim, adapun pelaksanaan kegiatan sasaran non fisik antara lain penyuluhan protokol kesehatan Covid-19, penyuluhan bahaya narkoba serta kegiatan pengobatan gratis.

“Sasaran non fisik nya nanti juga ada lomba-lomba untuk masyarakat,

Menurutnya, baik kegiatan fisik maupun non fisik yang dilaksanakan dalam TMMD reguler ke – 109 diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di Bapinang Hilir dan Desa Babirah maupun warga Kecamatan Pulau Hanaut pada umumnya.

“Saya berharap kegiatan yang kami laksanakan ini semakin mendekatkan sosok TNI dengan warga masyarakat, nonton film tentang masa-masa perjuangan pada masa perjuangan dulu,” kata Dandim.

 

Dandim 1015 Sampit Gelar Rakor TMMD ke-109

Sampit, Kodim 1015/Sampit Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Teknis (Rekornis) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-109 Tahun Anggaran 2020, rapat dipimpin langsung oleh Letkol Czi Akmad Safari di Aula Makodim 1015/Sampit,Jalan MT Hariyono,Kelurahan MB Hilir Ketapang,Kecamatan MB Ketapang,Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (17/09/2020)

Dalam Rakornis yang dihadiri perwakilan dari Forum Kordinasi pemerintahan Daerah(Forkopinda) Kabupaten Kotawaringin Timur, Komandan Kodim 2015/Sampit menyampaikan beberapa penekanan Kasad yang disampaikan saat Rakornis TMMD tingkat pusat beberapa waktu lalu.

Salah satu hal yang menjadi penekanan dalam Rakonis TMMD Ke-109 tersebut adalah Kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang harus ditingkatkan melalui sarana TMMD sebagai media interaksi, terutama pada kegiatan sasaran fisik sebagai upaya mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Evaluasi TMMD sebelumnya, belum terlihat sepenuhnya keterlibatan warga masyarakat saat mengerjakan sasaran fisik, yang kerja hanya anggota Satgas TMMD dan tukang-tukang, harapannya warga ikut juga dalam pekerjaan itu, sehingga benar-benar terlihat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Komandan Kodim 1015/Sampit

Dalam Rakornis ini juga dipaparkan rencana kegiatan TMMD oleh Dandim 1015/Sampit “TMMD akan digelar selama 30 hari sejak 22 September hingga 21 Oktober 2020 di Desa Bapinang Hilir kecamatan Pulau Hanaut kabupaten Kotawaringin Timur

Letkol Czi Akhmad Safari S.H juga mengungkapkan “bahwa pelaksanaan TMMD nanti dilaksanakan selama 30 hari, namun pada kenyataannya nanti sebelum dilaksanakan pembukaan TMMD ada yang namanya Pra TMMD, disitulah dimulai pekerjaannya sehingga pada saat Pembukaan TMMD dimulai Pembangunan sudah selesai 50 % dan pada saat dimulainya kegiatan TMMD hanya tinggal dipoles poles saja”. Ujar Komandan Kodim 1015/Sampit

Komandan Kodim 1015/Spt Letkol Czi Akhmad Safari S.H Mengatakan “Bahwa TMMD ini merupakan Bhakti TNI untuk Masyarakat yang setiap Tahunnya dilakukan oleh TNI. Program ini bukan merupakan program inisiatif Kodim melainkan memang perintah dari Pusat dalam hal ini Mabes TNI.” Kata Komandan Kodim 1015/Sampit

Komandan Kodim 1015/Sampit menyatakan bahwa dirinya siap melaksanakan kegiatan TMMD di wilayah Kodim 1015/Sampit tepatnya di Desa Bapinang Hilir kecamatan Pulau Hanaut kabupaten Kotawaringin Timur dengan tuntas dan selesai tepat waktu dengan target100%

“Tentunya diharapkan dengan diadakan TMMD lokasinya dapat memajukan daerah itu nantinya sehingga menjadi desa yang sejahtera dan diharapkan dapat menjadi perhatian seluruh pihak terkait maupun masyarakat”, tegas Letkol Czi Akhmad Safari S.H

DANDIM 1015 SAMPIT

KODIM 1015 SAMPIT

BERITA TERBARU

BERITA TERPOPULER

×

Powered by WhatsApp Chat

× Kami Sedang Online