Seruyan-Dalam rangka memperkuat kesadaran bersama terhadap pergeseran arah kebijakan pembangunan daerah dengan mengedepankan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, kearifan nilai-nilai sosial budaya local dalam aspek kegotong royongan dan keswadayaan patut didayagunakan, dilestarikan dan dikembangkan agar menjadi potensi efektif dalam pelaksanaan pembangunan masyarakat desa

Babinsaramil 1015-16/Pbh Serda Jonlie Menghadiri rapat perihal pelaksanaan bulan bhakti gotong royong masyarakat (BBGRM) di desa Tarusan Danum tingkat Kec Tewang Sg Kabupaten Katingan, Kamis (15/04) pada pukul 8.30 WIB

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Tsg, Kapolsek, Danramil dwakili srd Jonlie, Sekertaris Tsg, Ketua PKK Tsg, Kasi PMD dan kasi ADM Tsg, KA UPTD Puskesmas pendahara, LINMAS Desa Tarusan Danum, Ketua RW 01 Desa Tarusan Danum, Ketua Rt 01,02,03,04 Desa Tarusan Danum, Ketua karang taruna Desa Tarusan Danum

Babinsaramil 1015-16/Pbh Serda Jonlie mengatakan Dalam rangka memperkuat integrasi sosial, integrasi bangsa dan meperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, “maka melalui pelestarian nilai-nilai gotong royong yang telah tumbuh, berkembang dan mengakar dalam kehidupan masyarakat kita sebagai bagian dari nilai budaya perlu menggelorakan kembali semangat kegotong royongan dan keswadayaan masyarakat dalam membangun melalui Gerakan Nasional Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat.” Ujar Babinsaramil 1015-16/Pbh Serda Jonlie

Hal ini senada dengan apa yang diharapkan oleh Danramil 1015-16/Pbh Kapten Inf Maspur secara terpisah agar semua Desa/Kelurahan di Kabupaten Katingan dapat menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang sudah mulai luntur di masyarakat, sehingga nilai kegotong royongan dan partisipasi/swadaya masyarakat dalam pembangunan disemua sektor yang ada di Desa dapat berjalan dengan baik serta hasil pembangunan dapat dinikmati oleh semua masyarakat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here